Sabtu, 29 Oktober 2022

DST CHANTHA BATUSANGKAR

Hari ini nak bujang minta pergimalam mingguan. Aku pikir apa dia lagi suntuk gak ni ya.. biasanya susah betul untuk diajak tu. Ada aja alasan agar bisa tinggal di rumah. Walaupun dirumah sendirian. Terkadang sambil berseloroh bilang, "Abang biar yang mentahnya aja ya." 

Tadi sekitar jam 15.00 Wib nelp. 

"Yah nanti kita pergi malam mingguan ya..?" 

Dengan sedikit rada terkejut si Ayah bilang "Malam Mingguan kemana..?" 

"Ke Dst Chantha Batusangkar, Yah..!"

"Iya deh..  bilang lah sama Bunda dulu" 

"Udah.. kata bunda, kalau ayah setuju, bunda ngikut aja.." 

"Kala begitu Okelah.. Nanti setelah sholat asyar, abang langsung kesekolah ayah aja pake motor, ntar motornya ditinggalin aja di sekolah. Sebab kalau ayah harus pulang dulu, bisa-bisa kita nyampe di sana, yang dituju itu udah tutup. Setelah njemput dedek nanti, kita langsung berangkat" 

"Oke, Yah.."


Kamis, 20 Oktober 2022

Kematian




Assalamualaikum Wr. Wb...

Dalam surah Al-Baqarah ayat 156 dalam Al-Qur'an tertulis: 

ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ 

Allażīna iżā aṣābat-hum muṣībah, qālū innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'un." Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa musibah, mereka berkata: Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali."

(Sumber: https://mediaindonesia.com/humaniora/529033/tulisan-innalillahiwainnailaihirojiun-dalam-bahasa-arab-yang-benar)

Telah meninggal dunia, mamak kami, anak dari nenek kami, ayah dari adik kami, saudara dari etek dan pak etek kami yang benama Epa. Beliau meninggal karena kecelakaan tunggal tadi pagi, menabrak tiang listrik. Menurut cerita yang didapat beliau hendak pergi kerumah temannya. 

Sebagai manusia biasa, dia tidak luput dari kesalahan. Baik itu disengaja atau pun tidak disengaja. Untuk itu, kami dari pihak ahli waris meminta maaf kepada kita semua, agar dapat memaafkan kesalahan beliau. Akan tetapi kalau ada kesalahan yang belum bisa di maafkan karena utang piutang berupa emas yang berbingkah, kami mohon agar mamak kami ini dilepaskan terlebih dahulu, istilahnya kalau lah torang kabuik di hulu, nanti kami dari pihak ahli waris akan melunasi semuanya. Dan tolong di bilang, karena kami tentu tidak tahu jenis utangnya atau kepada siapa almarhum ini berutang.

Begitu juga dengan kita sesama kita ya.. Mungkin diantara kita ini jarang ketemu karena kesibukan hari-hari, tanpa harus berjabatan tangan, marilah kita saling maaf-memaafkan. Mari kita lepaskan semua kesalahan masa lalu. Karena nanti ini akan panjang urusannya nanti di akhirat kelak.

Selain itu marilah kita jadikan hal yang kita hadapi sekarang ini, yaitu kematian dari mamak kami sebagai iktibar (pelajaran). Karena semua kita akan pasti menghadapi kematian. Cuma kita menunggu waktu saja. Kapan jatah kita, yang jelas semakin lama kita hidup di dunia ini, akan semakin dekat kita dengan yang namanya kematian tersebut. Apabila sudah wafat, putuslah semua amal ibadah kita, putuslah hubungan kita dengan dunia yang fana ini, kecuali 3 hal yaitu :

  1. Sedekah jariyah
  2. Ilmu yang bermanfaat
  3. Doa anak yang sholeh.
Dari sekarang ini, siapkanlah diri kita, karena mati itu pasti. Rajinlah bersedekah walau hanya sedikit. Bersedekahlah walau kita sedang sempit. Jangan tunggu kalau bersedekah saat kita sudah kaya. Berikanlah ilmu yang bermanfaat pada orang lain. Jangan pernah ajarkan ilmu yang tidak bermanfaat, karena nanti kita akan dapat juga dosa jariyah, Didiklah anak kita menjadi anak yang sholeh. Bagaimana kalau anak sudah besar dan kita baru tahu sekalarang? Do'akan lah.. Karena doa orang tua untuk anaknya apalagi seorang ibu, bak anak panah lepas dari busurnya.
Akhir kata, kami berterima kasih kepada segenap masyarakat yang telah membantu dalam penyelenggaraan jenazah mamak kami ini sampai sekarang, bahkan sampai nanti di antarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya. Allah berjanji, orang-orang yang telah menyelenggarakan jenazah, akan dibalasi dengan pahala sebesar bukut uhud.
Wabillahi taufik wal hidayah
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh...

Rabu, 19 Oktober 2022

Mentari Pagi




Pagi yang sangat indah mewarnai cerahnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Guguk. Pada pagi ini saat baru sampai di sekolah, saya mencoba mengambil sebuah photo yang langsung  berhadapan dengan matahari pagi. Pagi ini waktu untuk sholat subuh lebih cepat dari bulan sebelumnya. Jam 04.44 sudah terdengar suara azan di seluruh mesjid yang ada. 


Pada jam 07.20 Wib saat sampai di sekolah, matahari sudah tinggi. Sang surya memancarkan sinarnya, memberikan warna kecerahan pada bumi setiap harinya. Semoga dengan kecerahan ini akan membawa kecerahan pula untuk siswa-siswa di SMK N 1 Guguk ini dalam menuntut ilmu. Begitu juga dengan guru-guru serta karyawan yang ada, memberikan semangat dalam bekerja.

Senin, 17 Oktober 2022

Bulutangkis vs Gerimis



Malam ini adalah jadwal olah raga yang diadakan oleh guru/kary. SMK Negeri 1 Guguk yang berkolaborasi dengan Guru/Kary. SDIT An-Nahl Guguk. Penggambungan ini sudah sejak lama terjalin. Ini diawali dengan pertandingan persahabatan antara PB SMKN 1 Guguk dengan PB An-Nahl. Setelah itu sambil ngobrol-ngobrol dapatlah suatu kesepahaman yaitu pertandingan yang awalnya PB SMK N 1 Guguak mengadakan latihan 2 kali seminggu yaitu hari Senin dan Kamis, akhirnya untuk yang hari Kamis di pindahkan latihan ke lapangan PB An-Nahl. Sedangkan untuk hari Seninnya anggota PB An-Nahl yang bertandang main ke lapangan PB SMKN 1 Guguk di lapangan Taeh Baruah.

Namun akhir-akhir ini anggota yang ikut main bulu tangkis semakin berkurang. Banyak kemungkinan alasan pada anggota kedua PB tersebut. Mulai dari jauh, main terlalu malam sehingga tidak fokus untuk kerja esok harinya, sinar raket putus dan belum diperbaiki. Memang semua alasannya masuk akal. Tapi itulah resiko kalau main pada malam hari ini. Dan ini dimaklumi saja bagi anggota yang lainnya.


Khusus pada hari ini ada lagi lawan yang lebih berat, terutama bagi rekan-rekan yang pakai motor pergi ke lapangan. Karena sejak magrib cuaca kurang mendukung. Gerimis, kalau ditempuh basah, pakai mantel alias jas hujan, nanggung. Akhirnya yang datang hanya rekan-rekan yang rumahnya dekat dari lapangan. Yang hadir hanya 9 orang, sehingga hanya satu set saja bisa untuk istirahat, main lagi. Hanya sampai jam 11 semua sudah pada capek, akhirnya selesai deh..

Sabtu, 15 Oktober 2022

KELOK 9

Kelok 9 adalah salah satu ikon kabupaten Lima Puluh Kota. Kelok 9 tersebut adalah jalan raya yang dibuat berliku-liku sebanyak 9 tikungan patah. Jalan tersebut melintasi bukit barisan yang lumayan agak terjal, sehingga jalan harus dibuat berliku-liku supaya jalan bisa dibuat jadi landai. Jalan tersebut terdapat di desa Ulu Aia Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Jalan ini termasuk jalan lintas yang menghubungkan antara Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Riau.

Photo Kelok 9 yang diambil pada tahun 1914. (sumber https://id.wikipedia.org/

Sekarang ini kelok 9 sudah dibuatkan jembatan layang. Pertimbangannya mungkin karena sudah terlalu banyak kendaraan yang melewati setiap harinya sehingga sering terjadi kemacetan di kelok 9 tersebut. Jalan layang itu dimulai pembangunannya pada tahun 2003. Pekerjaan tersebut memakan waktu lebih kurang 10 tahun. Jembatan layang tersebut di resmikan oleh Presiden Indonesia Bpk Susilo Bambang Yudoyono pada tahun 2013.





Jumat, 14 Oktober 2022

MIE TEK - TEK




Mungkin hanya segelintir orang yang tidak tau dengan mie tek-tek. Karena biasanya hampir di setiap simpang atau emperan toko-toko pada malam hari ada yang menjual mie tek-tek. Kalau di daerah Payakumbuh dan Lima Puluh Kota, orang menjual mie ini jenis kering, seperti mie goreng. Kalau di daerah lain, banyak juga orang yang menjual mie tek-tek ini jenis berkuah.
Menurut Alpermata seperti yang dikutip di https://www.alpermata.com/ yang diakses tanggal 14 Oktober 2022, Mie tek-tek ini berasal dari daerah Purwodadi, Jawa tengah. Awal nama mie ini boleh dibilang cukup unik karena asal namanya bukan dari makanannya tetapi dari perlakuan si penjualnya.
Pada waktu itu ada pedangan yang menjual mie keliling-keliling kampung. Yang di jual itu ada mie rebus juga ada jenis mie goreng. Pedanagan tersebut menjual dengan memukulkan kayu ke bambu sebagai pertanda dia sedang berjualan Mie keliling. Suara bambu tersebut kalau dipukul berbunyi tek..tek..tek.. Akhirnya sipembeli pun menyebut yang dijual itu adalah mie tek tek.

Kamis, 13 Oktober 2022

PB SMK Negeri 1 Guguk



Hari ini Guru-guru SMKN 1 Guguk yang mempunyai hobby bulu tangkis mengadakan main bersama di lapangan dt. Jayo di Taeh Baruah. Karena pulang sekolah sudah jam 16.00, maka diputuskan untuk main pada malam hari. Sebenarnya main malam ini tidak bagus untuk kesehatan, begitu kata ustad dr. Zaidul Akbar seorang dokter yang kini menekuni pengobatan secara herbal dengan memadukan dengan thibun nabawi. Karena menurut ustad ada yang terdapat pada surat dalam Al-Qur'an artinya Aku jadikan malam untuk istirahat. Tapi apa hendak di kata lagi, karena waktu siang sudah terpakai untuk kerja.



Main bulu tangkis ini dimulai setelah sholat isya, karena di hall dt. Jayo ini hanya ada satu lapangan, maka kami terpaksa bergantian mainnya. Satu partai terdiri dari 4 orang. Hanya saja pada waktu waktu tertentu, yang hadir sangat banyak sehingga untuk main yang kedua, menunggunya sangat lama. Namun yang di kejar dalam bermain bulu tangkis ini bukan olah raganya, tetapi berkumpul dan tertawa-tertawa bersama. Terkadang ada malah teman tersebut yang datang tidak membawa peralatan untuk main, tapi hanya sekedar untuk bersenda gurau saja, setelah beberapa hari belakangan capek mengajar. Karena di sana ada dibuat kedai minuman, jadi rekan-rekan yang tidak main duduk di kedai minuman untuk ngopi atau minum teh telur.



Sebenarnya jadwal main untuk guru-guru SMKN 1 Guguk ada 2 kali seminggu yaitu hari Senin dan hari Kamis. Hari Kamis lapangan di cater adalah hall di depan SMAN 1 Dangung-dangung. Kalau di sana ada dua lapangan, sehingga selesai mainnya bisa cepat. 



Terkadang mainnya malah malah hanya sekali saja, tapi pulangnya sama-sama bagi yang tidak ada halangan. Minimal pulangnya jam 11.30. Terkadang malah pulangnya lewat jam 01.00 dini hari.


Rabu, 12 Oktober 2022

Bumi Perkemahan di Sungai Rimbang Kec. Suliki 2



Hari ini Rabu tanggal 12 Oktober 2022 di kawasan daerah mudiak dan sekitarnya boleh dikatakan hujan. Hujannya tidak lebat tapi merata. Bumi perkemahan Lomba di Sungai Rimbang pun tidak luput dari hujan. 


Sekitar jam 17.00 Wib tadi, saya bersama istri dan anak bungsu pergi kembali ke perkemahan si abang. Kemarin si dedek tidak bisa ikut karena kecapekan pulang sekolah dan tertidur di mobil. Saat kami mau pergi, si dedeknya masih tertidur. Dan kemarin pun saat kami ke sana si abangnya menanyakan si dedek tu. Mungkin ada kerinduan ama adeknya. itulah mereka ya.. kalau berjauhan salah satu saling menanyakan. Tapi kalau mereka berkumpul, perang terus. Mungkin kalau mereka berjauhan, lawan sparing tidak ada lagi ya ha..ha..ha..





Selasa, 11 Oktober 2022

Bumi Perkemahan di Sungai Rimbang Kec. Suliki 1

 


Anak bujangku yang sekarang kelas VIII di MTsN 3 Lima Puluh Kota, sejak hari Senin kemarin melaksanakan perkemahan di bumi perkemahan Lomba yang berada di Kec. Suliki. Perkemahan yang direncanakan adalah Perjusami (Perkemahan Jum'at-Sabtu-Minggu) terpaksa di undur karena cuaca yang tidak bersahabat. Sekarang ini di Kab. Lima Puluh Kota umumnya dan area Mudiak khususnya memang sedang musim hujan. Karena sejak hari Rabu kemarin hari hujan, maka pembina pramuka MTsN 3 Lima Puluh Kota mengambil keputusan bahwa pelaksanaan perkemahan di undur menjadi hari Senin-Selasa-Rabu.


Bumi perkemahan Lomba memang memiliki tempat yang cukup strategis. Banyak sekolah-sekolah di Kabupaten Lima Puluh Kota bahkan Kabupaten/Kota lain pun banyak melaksanakan perkemahan di sana. Lokasi yang yang di bawah kaki bukit barisan dan di sampingnya di aliri oleh sungai Sinamar, sehingga untuk keperluan air cukup dekat. Dan untuk kegiatan menjelajah dilaksanakan di bukit barisan tersebut.

Senin, 03 Oktober 2022

Si ENCUN LAGI DI URUT

Hari ini si Encunnya masuk ruang urutnya. Mungkin karena sudah beberapa kali berjalan jauh tu, bak kato urang Pikumbuah "Lah ponek-ponek pinggang e"

Itu penampakan si Encun, sudah memasuki ruang pengurutan.